Bismillahirrahmanirrahiim....
Sejak hari Jumat minggu kemarin, wali kelas Fajri sudah mengingatkan dalam buku mutabaa'ah harian Fajri tentang ulangan harian PKn yang akan dilaksakan pada hari Rabu, 14022018 lusa. Maka mulai malam ini jagoan shalih saya ajak untuk mereview kembali materi yang akan diulangkankan. Namun seperti hari-hari sebelumnya, Fajri selalu senang mendengarkan saya yang membacakan point-point penting / rangkuman dari materi yang akan diulangankan.
.
Awalnya, sebelum saya tahu tentang macam-macam gaya belajar anak, saya dan suami tak jarang menasihati Fajri untuk membaca buku pelajarannya sendiri dngan maksud agar dia benar-benar bsa mengingat dan memahami dengan cara melihat tulisan dalam bukunya. Namun ternyata hal tersebut sering memicu pertengkaran diantara kami, Fajri yang ngotot ingin saya yang membacakan, pak suami ngotot agar Fajri sendiri yang membacanya. Pasalnya, saya dan pak suami menilai jika belajar dengan cara mendengarkan saja terlihat ogah-ogahan dan cepat lupa. Alhasil, jagoan shalih belajar sambil meraung-raung nggak karuan.
.
Setelah saya mendapatkan materi tentang gaya belajar anak di kelas bunsay ini, saya lebih terpacu untuk browsing membaca artikel-artikel tambahan terkait dengan gaya belajar ini. Kemudian saya transfer ilmu tersebut kepada pak suami manakala kami sedang berbincang santai membicarakan perkembangan Fajri. Kesimpulan sementara (hasil pengamatan kami saja, belum ditambah hasil pengamatan wali kelasnya di sekolah dan hasil finger print yang ingin sekali kami lakukan untuk Fajri), gaya belajar Fajri yakni Aditory. Fajri lebih suka mendengarkan saya yang membacakan dan amazing nya, sekalipun terlihat sambil ogah-ogahan, Fajri dapat mengulang kembali materi-materi inti manakala saya bertanya mengetes hasil pendengarannya dengan mata fokus tertuju ke saya. Alhamdulillah, berkat ilmu ini, kami tidak lagi dibuat stress dengan gaya belajar Fajri.
#HariKe6
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#KelasBunsayIIP
#GayaBelajarAnak

No comments:
Post a Comment