Friday, September 14, 2018

Komprod#Level1#Day8

Bismillahirrahmanirrahiim..

Menuju Aqil Baligh

Sebenarnya perbincangan  tentang perkembangan yang berkenaan dengan perubahan fisik dan mental jagoan sholeh yang beranjak menuju aqil baligh lebih tepat disampaikan papahnya. Kami tak mau jika terjadi kegagalan pendiidkan pada pengasuhan jagoan sholeh kami karena ketidak terlibatannya seorang ayah dalam pendidikan anak di keluarga. Namun sudah seharusnya juga sayapun ikut terlibat karena sesungguhnya dalam Alquran terdapat tujuh belas ayat terkait bahwa betapa pentingnya peran ayah dalam mendidik anak, empat belas diantaranya dilakukan oleh sosok ayah, dua ayat dilakukan oleh sang ibu dan satu ayat dilakukan oleh keduanya.
.
Demikian oleh-oleh kajian parenting kami hari ini yang diadakan secara online disampaikan oleh Ustadz Yayat kepala sekolah SMPIT Tazkia Insani Majalengka. Lebih lanjut beliau menguttip pernyataan Ustadz Adriano Rusfi, M.Psi tentang perbedaan definisi Aqil dan Baligh :
1. Aqil berrati dewasa dalam mental sedang kan baligh adalah dewasa dalam hal fisik.
2. Aqil karena pengaruh pendidikan sedangkan baligh dipengaruhi oleh nutrisi makanan.
3. Aqil terkait dengan perkembangan otak sedangkan baligh terkait perkembangan nafsu
4. Aqil terkait fungsi tanggung jawab sedangkan baligh terkait fungsi reproduksi
Aqil berarti kemandirian dan tanggung jawab sedangkan baligh yakni life and death instict
.
Malam ini kebetulan pak suami ada jadwal kajian rutin di masjid kecamatan, waktu luang saya gunakan untuk berbincang ringan dengan jagoan sholeh.
.
M : A, udah punya pacar? (sebenarnya hanya pertanyaan pancingan saja, sebagai pembuka)
F  : ih mamah, apaan sih? (seraya senyum malu-malu kemudian memeluk manja)
Kan pacaran itu nggak boleh mah...
M : Oh gitu ya?
F  : Iya kata bu guru juga
M : Betul itu, nak. Pacaran itu nggak boleh karena banyak madhorotnya daripada manfaatnya. Yang boleh itu kita memiliki rasa suka sama lawan jenis. Ada nggak akhwat yang aa suka di sekolah? (tanyaku hati-hati)
F  : Hehe...ada sih ma.
M : Mamah boleh tau, siapa namanya?
F  : Udah ah mah, aa malu. (jagoan sholeh membenamkan wajahnya kedalam pelukanku)
Haha...aku hanya tertawa kecil sambil mengelus rambutnya
.
PR besar nih buat ayahnya untuk melanjutkan pendidikan ini termasuk juga tentang sex education...Bismillah....semoga kami bisa.
.
#Harike8
#Gamelevel1
#Tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#Institut Ibu Profesional
#KuliahBundaSayang


No comments:

Post a Comment