Bismillahirrahmanirrahiim....
.
Mengalirkan rasa yang telah dilalui selama 17 hari tugas kelas Bunda Sayang merupakan moment "gelontor" rasa nano-nano yang kurasakan. Betapa tidak, sekalipu ini adalah kelas mengulang alias remedial yang jelas-jelas secara teori telah kuterima, kukunyah, kucerna dan kupraktekan pada jagoan sholehku, namun tetap saja meninggalkan pengalaman berbeda yang membuncah untuk kutuliskan.
.
Benar kata orang bijak, bahwa belajar itu sepanjang hayat dan prakteknyapun sepanjang jiwa masih melekat dibadan. Pada pembelajaran level 1 ini tentang Komunikasi Produktif, aku masih memilih jagoan sholehku sebagai partnernya. Ya, ini hasil dari diskusi dengan pak suami jauh sebelum tantangan di kelas remedial ini "brojol". Mengapa?
.
Pertama, bagi kami komunikasi produktif harus terus dipraktekan pada setiap tahapan usia berapapun pada anak kami. Dan pengulangan teori yang kami dapatkan pada kelas remedial ini seperti "alarm" bagi kami untuk terus mempraktekannya pada usia aqil baligh jagoan sholeh kami.
.
Kedua, Bagiku dan pak suami, ketika kami mampu mempraktekan komprod ini pada jagoan sholeh kami, otomatis kami mempraktekan komprod diantara kami terlebih dahulu untuk merembukkan materi komprod yang akan kupraktekan pada Fajri tiap harinya hingga dapat kupertanggung jawabkan kepada pak suami dan kutuliskan dalam sebuah tulisan.
.
Bismillah...semoga kami mampu terus membersamai jagoan sholeh kami dengan terus mempraktekan ilmu komprod yang telah kami pelajari terus menerus sepanjang hayat kami, hingga kami dapat memetik hasil ivestasi akhirat kelak....aamiin
No comments:
Post a Comment