Tak terasa akhirnya sampai juga di tantangan level 3, itu artinya perkuliahan di kelas bunda sayang ini sudah memasuki bulan ke-3...oh My God...☺
Tantangan kali ini adalah Family Project yakni proyek keluarga yang melibatkan seluruh anggota keluarga, kebetulan anggota keluarga kami baru tiga kepala hihi...mohon doanya segera nambah ya...empat...lima...enam juga boleh he..he..aamiin...
Kebetulan dapet tantangan ini kemarin sore dan tanpa tunggu lama lagi kami (saya dan suami) langsung ngobrol membahas soal famprop ini walau baru hanya sebatas obrolan ringan.
Yang menjadi obyek sasaran Famprop kali ini tentu jagoan soleh semata wayang kami. Tercetus ide dari saya untuk merealisasikan ide yang pernah kami obrolkan dulu ketika usia Fajri menjelang 9 tahun. Saat itu kami ingin memberikan berbagai aktifitas untuk merangsang dan menumbuhkan bakatnya dibidang IT mengingat perangkat komputer bukanlah barang asing lagi baginya sebab kami membuka jasa rental dan pengetikan di rumah yang merangkap toko. Saat itu yang terlintas dalam obrolan kami adalah bagaimana menyalurkan energi Fajri pada kegiatan yang bermanfaat serta mengalihkan hobi Fajri dari sekedar penikmat game menjadi pembuat game. Tentu cita-cita jangka panjang ingin sekali menghadirkan game edukatif berkualitas yang bisa dinikmati anak-anak Indonesia Qabil khusus untuk anak2 kampung seperti kami --namun 'dipaksa' untuk menjadi 'kids zaman now' -- semudah dan semurah game yang ada di pasaran saat ini."Nanti deh ayah carikan aplikasi membuat game yang mudah dan cocok untuk anak seusia Fajri", pungkas pak suami diujung obrolan kami saat itu.
Karena kesibukan sang ayah, sampai pagi tadi kami membahasnya kembali, beliau belum menemukan aplikasi yang pas. Nah...sementara ayah mencarikannya, untuk Famprop kali ini bunda mencoba mengajukan bagaimana kita asah bakat Fajri dibidang menulis saja dulu. Fajri selama ini memang senang sekali menulis cerita, baik itu berupa re-telling story dari cerita yang pernah dibacanya ataupun cerita dari hasil imajinasinya. Sejauh ini saya belum terlalu serius memberikan ruang sebagai wadah hasil tulisannya, baru sebatas memberikan nama file saja di komputer rental. Kali ini saya ingin membuatkan folder khusus untuk jagoan sholeh sebagai wadah menyalurkan bakatnya. Dan suami menyetujui.
Sebenarnya jika melihat tabel indikator kecerdasan sesuai usia, saya agak bingung juga nih Fajri masuk rentang usia yang mana secara usianya sekarang 10 tahun 4 bulan? tapi setelah diskusi dengan pak suami kami mengambil rentang 7-10 saja dulu bila indikator usia ini sudah maksimal bisa ditaikan ke usia 11-14 tahun. Proyek yang akan kami lakukan insya allah mengasah kecerdasan IQ, EQ dan SQ.
Berdasarkan tabel diatas, dalam hal ini kami berusaha membangkitkan semangat menuliskan apapun yang ia baca dan pelajari dari alam dan lingkungan sekitarnya.
Berdasarkan tabel indikator Kecerdasan Emosional anak diatas, dengan kegiatan menulis ini diharapkan Fajri mampu mengendalikan perasaannya yang diperlihatkan dari cara dia memunculkan solving dari problem alur cerita yang dia tuliskan.
Dan pada ranah SQ indikator kecerdasan spiritual yang diharapkan pada Fajri adalah mengenal dirinya sebagai ciptaan Allah yang unik dan memiliki keterampilan yang Allah berikan untuk terus dikembangkan. Meningkatkan rasa syukur telah diberikan kelebihan oleh Allah dalam bidang tulis menulis dengan membiasakan membaca "Bismillahirrahmanirrahiim" ketika akan memulai menulis dan mengucapkan "Alhamdulillahirrabiil alamiin" setiap kali selesai menulis. Mampu mengahdirkan cerita imajinasi yang tidak keluar dari koridor yang telah Allah tetapkan dalam Al-Quran dengan kesadarannya sendiri, seperti tidak mebuat cerita yang bertemakan hantu, kemusyrikan, dan akhlak yang tidak terpuji. Dan yang terakhir, membangkitkan kesadaran bahwa sehebat apapun manusia tidak boleh sombong sebab hanya Allah yang maha segalanya.
Jadi Goal yang diharapkan dari proyek ini adalah mengirimkan tulisan fajri ke sebuah majalah, kali ini adalah majalah Permata dari Ummi yang bunda pilihkan sebab bunda memang langganan majalah Ummi tiap bulannya jadi mudah untuk memantau tulisan Fajri dimuat atau tidaknya. Jika dimuat akan menjadi bonus, Jikapun tidak, bukan masalah karena kembali lagi tadi, goalnya hanya sampai mengirimkan bukan masalah dimuat atau tidaknya.
Alhamdulillah semua ide yang awalnya tercetus dari saya dan sudah dimusyawarahkan bersama pak suami dan Fajri siap dilaksanakan.
Bismillah....Family Project ini dinamai dengan "SCS" kependekan dari "Be Smart, Be Creative, Be Soleh" dengan anggota Tim sebagai berikut :
Quality Control : Ayah Agus Permana
Suverpisor : Bunda Dhevi Fitriyani
Pelaksana Lapangan : Muhammad Fajri Firdaus
Kota Angin, 5 Januari 2018
#Tantangan_hari_Ke1
#Kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa
#Tantangan_hari_Ke1
#Kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa



No comments:
Post a Comment