Monday, January 8, 2018

FamPro#Day4

Bismillahirrahmanirrahim...

Hari ini Fajri off menulis. Bukan disengaja tapi qodarulloh...insya Allah...

Jadi ceritanya begini. Seperti biasa, Fajri tiba di rumah sore jam 16.00, setelah shalat ashar dan istirahat sejenak, jagoan shaleh bercengkrama bersama teman-teman sepermainannya bermain futsal di lapang kecamatan sebrang rumah kami.

Hingga tiba waktu Maghrib, jagoan shaleh berjamaah di mesjid terdekat kemudian dilanjutkan dengan membaca buku tahsin metode UMMI serta murojaah surat Alinfithar. Rencananya Fajri akan menulis sebuah cerita berepisod (terdiri dari beberapa episode) nada isya. Qodarullah..beberapa menit kemudian dan tepatnya sebelum adzan isya berkumandang terjadi pemadaman listrik mendadak. Ya...tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN padahal cuaca saat itu cerah. Sepertinya jagoan shaleh agak kecewa. Namun kemudian sang ayah mencairkan suasana kurang bersahabat itu dengan mengajak kami duduk-duduk santai menggelar tikar di teras rumah bagian atas. Cuaca cerah ditambah angin sepoi-sepoi menambah sejuknya malam yang kami habiskan tadi.

Lalu kami membuat permainan tebak-tebakan dari kelompok hewan, buah-buahan dan transportasi. Kegiatan ini dapat melatih kecerdasan kognitif Fajri dengan cara menyebutkan ciri-ciri benda yang ingin ditebak oleh lawan main. Diakhiri dengan kata "who I am?"

Alhamdulillah permainan membuat kami sejenak melupakan kepenatan dari padamnya listrik yang cukup lama tadi. Sampai akhirnya jagoan shaleh bertanya pada ayahnya.

"Pah kenapa sih mati lampunya lama banget?"
"Mungkin ada kabel yang harus diperbaiki", jawab ayah
"Ih, Allah mah malah bikin poek!", Gerutu Fajri
"Hush...jangan gitu atuh a, da yang bikin poek mah bukan Allah tapi PLN", jawabku menyanggah.
"Iya tapi kan Allah yang menciptakan manusia yang bekerja jadi PLN?", Sambungnya mencoba berargumen.
"Sayang...benar Allah yang menciptakan manusia yang bekerja sebagai PLN dan Allah sudah memberikan akal dan fikiran kepada mereka sehingga manusia akan berfikir dan melakukan hal terbaik untuk kemaslahatan umat"
"Jadi, mungkin ada kabel yang terkelupas atau tihang listrik yang harus diperbaiki sehingga memerlukan pemadaman dulu sementara, kalo listriknya kabelnya atau tihangnya tidak segera diperbaiki akan mengakibatkan kebakaran dan itu sangat berbahaya. Nah..supaya kabel atau tihang yang rusak itu mau diperbaiki maka listrik harus dipadamkan supaya tidak membuat pekerja PLN kesetrum", jelas ayah panjang lebar.

Dan sepertinya jagoan shaleh faham apa yang ayahnya jelaskan walau dialog antara kami seputar Allah, PLN, listrik padam hingga meluas pada pembicaraan dunia dan isinya terus melebar hingga tak terasa pukul 20.30 listrik nyala kembali.

'Alla kulli haal...Alhamdulillah wa syukurlah...malam ini kami masih bisa mengasah kecerdasan intelektual dan spiritualnya melalui permainan dan dialog yang kami lakukan bersama. Dengan memahami bahwa manusia adalah ciptaan Allah yang unik dan mulia, yang dibekali akal dan ilmu untuk terus melakukan kegiatan demi kebaikan bersama. Sehingga jagoan shaleh tidak lantas dengan ilmu dan cara berfikirnya yang masih terbatas, menyalahkan Allah yang dia yakini sebagai penguasa seluruh manusia dan semua aktifitasnya.

Huallahua'lam 'alam bishawwab...

Kota Angin, 08012018

#tantangan_hari_4
#kuliah_bunsayiip_3
#game_level3
#kami_bisa

No comments:

Post a Comment