Bismillahirrahmanirrahim
Melipat Selimut
Memasuki hari ke tujuh melatih kemandirian Fajri saya masih tetap fokus melatih kemandiriannya membereskan tempat tidur. Dan prosesnya masih seperti jalannya siputš„
.
Kalau melihat hasil memang belum maksimal sampai merapihkan kasur (mengganti ulang sprey) tapi melihat proses usaha Fajri untuk melipat selimut dan menyimpan pada tempatnya merupakan usaha yang tidak bisa saya nilai sebelah mata.
.
Sudah 3 hari ini memang tidur si jagoan Soleh berpindah ke ruang tengah untuk sementara sebab lampu di kamarnya padam dan ayahnya belum sempat juga menggantinya. Siang terlupakan menjelang Maghrib pas nyalain lampu-lampu baru deh inget tapi sayang toko elektronik sudah pada tutup. Bukan hanya masalah lampunya saja yang dibutuhkan tapi juga kami memerlukan alat untuk memasangnya yang bentuknya seperti kayu panjang untuk ngambil buah di pohon yang tinggi gitu loh...hehe...biar nanti kalo ada lampu yang perlu diganti juga saya tidak harus mengandalkan paksu.
.
Nah, karena tidurnya jagoan Soleh di ruang tengah maka ketika pagi selepas membereskan kasur lipat yang digunakan, jagoan Soleh harus memindahkan bantal, guling dan selimut ke kamarnya.
.
Alhamdulillah ala kulli haal untuk hari ini.
.
Note: fotonya saya ambil agak siangan sebab setelah jagoan Soleh melipat selimut kami langsung cuss ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.
Kota Angin, 07122017
#hariketujuh
#tantangan10hari
#gamelevel2
#kelasbunsayIIP
#melatihkemandirian

No comments:
Post a Comment