Bismillahirrahmanirrahiim...
Hari ini jagoan sholih mendapat tugas membuat jam dinding sederhana dari kardus tak terpakai. Sebelum tugas itu terlaksana, Fajri meminta masukan dari saya mulai dari alat apa saja yang diperlukan hingga bayangan awal pola yang harus dibentuk. Saya memberikan umpan berupa pertanyaan untuk fajri, mulai dari bentuk sampai alat apa yang akan membantu jarum jam dapat bergulir.
.
Kuamati cara jagoan sholih mengerjakan sambil sesekali memberikan masukan agar hasilnya maksimal. Hingga sampai pada penempelan jarum jam yang sama-sama terbuat dari kardus. setelah bagian tengah jam diberi lubang, lalu karena lubangnya memang dibuat tidak terlalu besar maka kubantu menyematkan jarum jamnya. Namun hasil akhir sepertinya jagoan sholih kurang puas karena jarum jam agak tersendat dalam bergerak.
.
"Mah, bagian tengah ini kayaknya harus dikasih paku atau apa gitu biar jarumnya nggak susah berputar.
"Iya, pake apa atuh, kayaknya kita nggak punya persediaan paku deh"
"Aha!!! aa inget mah..", bergegas dia masuk ke kamar utama, sedangkan aku masih terpana melihat tingkahnya. Bbeberapa menit kemudian, dia datang seraya tersenyum sumringah.
"cari apa a?", tanyaku
"Ini aa keingetan kalo di lemari rias mamah ada paku baud yang copot dari engsel pintu yang udah rusak", jawabnya sumringah.
"Trus digimanain?", tanyaku setengah mengetes, ingin tahu apa yang akan dia lakukan.
"hmm...lihat aja nanti", jawabnya mengerlingkan mata. Kuusap rambutnya.
.
Tak lama..."Tarraaa...jadi deh mah...". Fajri memperlihatkan hasilnya bangga.
"eh...kok bisa? apa bedanya sama yang tadi?"
"ya jelas beda atuh mah, tadi sebelum dipasang paku baud ditengah, jarumnya nggak bisa bergerak, sekarang nih lihat...(seraya memperlihatkan aksinya memutar-muta jarum jam ke kiri dan ke kanan)...bisa bergerak kan mah?", paparnya bangga
"Maasyaa allah...anak mamah hebat...two thumbs for you my boy", kuacungkan dua jempol tanganku.
.
Dari kejadian tersebut, saya menganalisa dan mengaitkannya dengan indikator kecerdasan dalam menghadapi tantang sesuai dengan indikator usianya yaitu : Menunjukkan inisiatif besar untuk melakukan aktivitas yang dia inginkan dan sanggup menanggung semua resiko. Semoga saya tidak salah analisis ya...
.
Fabiayyi alaairobbikuma tukadzibaan...
.
Kota Angin 06112018
#Hari5
#Gamelevel3
#MeningkatkanKecerdasan
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional

No comments:
Post a Comment