Sunday, April 28, 2019

CerdaFinansial#Day2#Level8

Bismillahirrahmanirrahiim…

For things to change, I must change first…


Kata tersebut yang kucoba untuk kutanamkan dan kusugestikan pada diriku sendiri terlebih dahulu dalam usahaku menstimulasi kecerdasan finansial anak. Walau bukan hal baru, menabung sudah kami tanamkan sejak anakku masuk usia sekolah. Dan semenjak kami pindah rumah, aku mencoba “agak vulgar” memperlihatkan kumpulan uang recehan dalam satu wadah. Agak malu juga sih ceritanya. Jadi gini…Bukan karena tak ingin mempercantik sebuah celengan dari kaleng bekas kue lebaran#ngeles dot kom, tapi (actually) aku kok masih diselimuti rasa takut ya ada yang menggondol tu celengan hahaha…padahal jagoanku pernah bilang, "siapa yang mau nyuri mah, di rumah ini kan Cuma ada mamah sama aa aja"…hehe#tepok jidat deeeh

###

            Gak gitu juga deeh…misi utamanya sih aku pengen melatih kejujuran sang jagoan sholih. Ingin menanmkan “khauf”, rasa takut dan selallu merasa diawasi Allah sekalipun emaknya tidak melihat apa yang dia lakukan.

###

            Naaah…jadi di rumah aku menyediakan satu kaleng khusus untuk mengumpulkan uang receh sisa belanja, sisa jajan atau hasil dapet nemu di sekitar rumah (misal diatas meja, diatas mesin cuci or diatas kulkas) langsung deh masukin k kaleng itu. Dan kaleng tersebut kami simpan di atas meja rias emaknya hahaha…biar apa coba?? Yess, karena Cuma kamar emaknya yang steril dari anggota rumah (papah, mamah dan jagoan sholih).

###

            Yang dijembreng di atas meja rias emaknya bukan Cuma kaleng isi recehan tapi juga kotak isi uang kertas Rp. 1000 dan Rp. 2000. Kalo yang ini sih tujuannya biar mudah ambil uang untuk ngasih babang parkir or kalo ada yang ngamen depan rumah. Mungkin kami baru bisa membiasakan sampai di uang kertas Rp. 2000 untuk berbagi. Insya allah kedepannya disiapin juga uang Rp.5000 bahkan lebih ya..hehe..

###

            Jadi dulu itu sebetulnya ketika awal nyimpen kaleng recehan, jagoan sholih tanya, "buat apa mah uang recehannya?" Aku jawab untuk babang parkir ato buat kalo ada yang minta-minta/ ngamen. Eh doi bilang, "Mah masa ngasih ke pengemis Cuma seribu?" Tweeewwww…Mata emak mrembes mili, malu emaaak…baiklah naak...

###

            Nah…tas merah itu uangnya jagoan sholih, kumpulan uang hasil menghafal perkalian dan soal latihan matematika. Bukannya aku maksain Fajri untuk senang pada matematika, tapi aku tahu mungkin memang Fajri tidak terlalu suka sama matematika tapi kupikir kalo matematika dasar adalah bekal awal doi untuk bisa ngitung uang kelak dikemudian hari. Maka untuk urusan penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian sampai saat ini alhamdulillah kita sudah saling punya komitmen, hafal 1 bagian perkalian dapet reward Rp.10.000,- berlaku juga untuk soal latihan @1000,- / soal hehe..
###

'Ala Kulli haaal...keep m strong and guide me alwys, Ya Robbi....



#KuliahBunsayIIP
#Tatangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

No comments:

Post a Comment